Fakta-fakta Jelang Duel Panas Man City Vs Man United

Fakta-fakta Jelang Duel Panas Man City Vs Man United

Situs Agen Taruhan Judi Bola Online Terpercaya – Manchester United dalam kondisi tak ideal jelang lawatan ke Manchester City. Tapi The Red Devils punya tren bagus saat bertamu ke tetangganya yang berisik itu.

Derby Manchester di semifinal Piala Liga Inggris, Kamis (30/1/2020) malam nanti diprediksi akan jadi milik Manchester City. Bukan cuma perkara mereka main di kandang, The Citizens menghadapi laga ini dengan bekal kemenangan 3-1 pada leg pertama di Old Trafford.

Faktor lain yang membuat City lebih difavoritkan adalah kondisi MU yang pincang. Ole Gunnar Solskjaer kehilangan banyak pemain pentingnya, seperti Marcus Rashford, Paul Pogba, Scott McTominay, hingga Marcos Rojo.

Baca Juga :West Ham Vs Liverpool: Si Merah Nantikan Laga Tricky

MU kemungkinan besar akan kesulitan di Etihad Stadium, tapi bukannya tanpa perlawanan. Faktanya, dalam lima lawatan terakhir ke stadion itu MU hanya kalah sekali.

– Manchester City cuma menang sekali dari lima perjamuan terhadapn Manchester United. Rekornya adalah W1 D1 L3. Semua catatan itu terjadi di ajang Liga Inggris.

– MU membidik kemenangan beruntun pertamanya di kandang City, setelah terakhir pada November 1993 sampai November 2000 meraih empat kemenangan beruntun.

– Jika dihitung pada seluruh kompetisi, City cuma menang dua kali dari 11 perjamuan terakhir terhadap MU. Rekornya adalah W2 D2 L7. Malahan, MU berhasil meraih lima kemenangan dari enam duel terakhir di Eyihad Stadium, termasuk tiga laga terakhir beruntun.

– Dari 29 klub terakhir yang memenangi leg pertama semifinal, cuma satu yang kemudian kalah di leg kedua dan kemudian tersingkir. Itu dialami Tranmere Rovers saat keok di tangan Aston Villa pada musim 1993/1994 (tumbang 5-4 setelah di dua leg kedua tim saling mengalahkan 3-1).

– Jika bisa menjaga keunggulan, Manchester City akan menjadi tim ketiga yang bisa mencapai final Piala Liga Inggris secara beruntun. Klub lain yang punya catatan serupa, atau lebih baik, adalah Liverpool (4 final beruntun 1981-1984) dan Nottingham Forest (1978 sampai 1980).