Hilang dan Terlupakan, Divock Origi Masih Bisa Diandalkan

Hilang dan Terlupakan, Divock Origi Masih Bisa Diandalkan

Situs Agen Taruhan Judi Bola Online Terpercaya – Derby Merseyside antara Liverpool dan Everton berakhir dramatis. Sosok penentu di laga itu adalah pemain lama ‘hilang’ dan dilupakan, Divock Origi.

Pada laga ketat nan seru di Anfield, Minggu (2/12/2018) malam WIB itu, Origi baru dimasukkan Juergen Klopp pada menit ke-84 menggantikan Roberto Firmino.

Tak disangka pada menit ke-96, Origi berhasil memanfaatkan blunder yang dilakukan Jordan Pickford. Virgil van Dijk membuat umpan jauh tidak sempurna ke arah gawang yang salah diantisipasi oleh Pickford.

Bola yang mengenai mistar kemudian masuk lagi ke lapangan, tanpa ampun langsung ditanduk Origi yang memang maju mendekati kiper utama Inggris ketika bola datang.

Gol itu membawa Liverpool menang 1-0 dan membuat Origi dkk masih terus menempel Manchester City yang duduk di puncak klasemen Liga Inggris. Selisih kedua tim hanya dua poin dari 14 laga yang sudah dimainkan (38-36).

Origi pun kembali dibicarakan. Sempat dipinjamkan ke VfL Wolfsburg musim lalu, Origi juga lekat dengan rumor hengkang dari Liverpool sepanjang bursa transfer musim panas lalu.

Pasalnya, pemain ini memang sulit menggeser posisi trio Firmansah yang seakan sudah pasti jadi trisula andalan di tiap laga.

Baca Juga :Alasan Bisnis, Brendan Rodgers Harap Klopp Bertahan Lama di Liverpool

Bahkan, terakhir kali Origi diberikan menit bermain oleh Klopp di Premier League adalah pada Agustus 2017.

Namun, kesabaran dan penantian Origi berbuah hasil. Ia membuktikan masih punya kualitas serta kapasitas untuk menjadi pilar bersama Si Merah.

“Ini adalah momen spesial. Saya menikmati momen ini. Sebuah momen spesial untuk klub dan kota (Liverpool). Saya bahagia,” kata Origi setelah laga kepada Sky Sports.

“Itu (gol) hanya insting. Lewat kesempatan pertama yang saya punya, akan ada bola seperti ini. Saya hanya mencoba menjadi tajam dan akhirnya Virgil (van Dijk) memberikan assist akhir yang bagus.”

“Saya pikir saya hanya percaya diri. Tidak mudah memang (jarang dimainkan), tapi di sepakbola itu akan selalu membuat Anda semakin kuat dan bisa menikmati laga. Kapanpun saya masuk lapangan, saya hanya ingin menolong tim. Saya senang bisa melakukannya dengan cara seperti itu hari ini,” tutur pemain 23 tahun tersebut.