Jerome Boateng Geli, Dikritik Karena Kacamata Hitam

Jerome Boateng Geli, Dikritik Karena Kacamata Hitam

Situs Agen Taruhan Judi Bola Online Terpercaya – Hubungan Jerome Boateng dengan Bayern Munich melonggar seusai Piala Dunia 2018. Ia merasa geli karena dikritik gara-gara soal kacamata hitam.

Boateng termasuk pemain Jerman yang disoroti setelah mereka tampil menyedihkan di Piala Dunia lalu di Rusia, ketika tersingkir di fase grup dalam statusnya sebagai juara bertahan.

Pada pertandingan ketiga melawan Korea Selatan, Boateng tidak bermain karena terkena kartu merah di laga sebelumnya. Ia tetap hadir di stadion, duduk di tribun penonton.

Sial buat Boateng, gayanya di tempat itu menjadi sasaran tembak para pengkritiknya. Mantan kapten Lothar Matthaeus, misalnya, menyebut Boateng terlalu fokus mengurusi penampilan daripada performa di lapangan.

Itu bukan kali pertama Boateng dicap “pesolek”. Bosnya di Bayern Munich, Karl-Heinz Rummenigge, di tahun 2016 pernah menyindirnya sebagai lelaki yang lebih mengutamakan fesyen ketimbang sepakbola.

“Tidaklah menyenangkan kalau Anda terus disorot publik, tapi klub tidak memberi Anda dukungan,” keluh Boateng baru-baru ini, seperti dilansir espnfc.

“Yang sangat menggangguku adalah pernyataan-pernyataan setelah Piala Dunia. Hampir lucu: katanya aku tidak fokus karena aku pakai kacamata hitam dan anting-anting di tribun penonton di pertandingan Korea Selatan.”

Walaupun ia mengaku, tudingan-tudingan itu tidak dibuat para petinggi Bayern, tapi dia mengatakan, “Sebagai pemain, terkadang Anda memerlukan dukungan lebih banyak dari publik.”

“Inilah waktunya mengatakan sesuatu, terutama setelah tuduhan soal kacamata hitam di Piala Dunia. Aku tidak ingin dikritik karena pakai kacamata hitam di siang hari,” sergahnya.

Baca Juga :Hasil Liga Jerman: Dortmund Diimbangi Hoffenheim 1-1

Pada bursa transfer lalu Boateng nyaris pindah ke Paris St Germain. Walaupun sudah siap hijrah, namun kepindahannya urung terjadi karena Bayern dan PSG tidak bersepakat soal nilai transfernya.

Boateng pun dipastikan bertahan di Allianz Arena. Dia berharap situasinya lebih baik dan petinggi Bayern berkenan mendiskusikan perihal dukungan yang ia butuhkan itu.

“Kantor Uli Hoeness (presiden) dan saya selalu terbuka,” demikian Rummenigge merespons keinginan Boateng melalui media.

“Dia akan dapat espresso, atau air putih, atau apapun yang dia inginkan. Kemudian dia bisa bicara. Tidak ada masalah sama sekali.

“Jerome itu seperti ‘burung yang berwarna-warni’. Dia tahu, dia pemain penting buat kami, dan itu sebabnya kami tidak jadi melepasnya ke Paris. Semua diurus dengan serius kok.”

Boateng sedang memasuki musim kedelapannya bersama Bayern Munich. Ia direkrut dari Manchester City pada musim panas 2011, setelah sebelumnya memperkuat Hertha Berlin dan Hamburg SV.