Bisa Hentikan Juventus, Sassuolo?

Bisa Hentikan Juventus, Sassuolo?

Situs Agen Taruhan Judi Bola Online Terpercaya – Laga Juventus vs Sassuolo di Liga Italia pekan ini akan jadi duel antara dua tim teratas. Menghentikan laju sempurna Juve jadi tantangan besar untuk Sassuolo.

Sassuolo akan tandang ke markas Juve di Allianz Stadium, Minggu (16/9/2018) malam WIB, di giornata keempat Liga Italia. Ini merupakan pertandingan antara tim peringkat pertama dan kedua di klasemen.

Sassuolo saat ini menempati peringkat dua klasemen dengan tujuh angka usai membukukan dua kemenangan dan satu hasil imbang dalam tiga laga. Sementara itu, Juve memimpin dengan sembilan poin setelah jadi satu-satunya tim yang masih melaju sempurna (tiga kemenangan dalam tiga laga).

Sassuolo kini dihadapkan pada tantangan berat di markas Juve. Menghentikan laju sempurna Bianconeri tak akan jadi perkara mudah karena Sassuolo punya catatan negatif.

Baca Juga :Debut Paco Alcacer di Dortmund: Bikin Gol Lalu Cedera

Sassuolo selalu kalah dalam lima pertandingan terakhir melawan Juve di Liga Italia. Lawatan teranyat mereka ke markas Juve juga berakhir dengan kekalahan telak 0-7.

Bisakah Sassuolo melanjutkan start positifnya sekaligus memutus catatan buruk melawan Juve? Berikut adalah data dan fakta dari laga Juve vs Sassuolo seperti dirangkum Opta:

– Melawan Juventus, Sassuolo kalah lebih banyak (8) daripada melawan tim lain di Serie A, kebobolan 25 gol.

– Juventus sudah mencetak 16 gol dan cuma kebobolan satu dalam lima laga kandang di liga melawan Sassuolo. Juve memenangi semua pertandingan itu.

– Dengan kemenangan, Juventus akan tercatat memenangi empat pertandingan pertamanya di liga dalam dua musim. Ini akan jadi kali pertama Bianconeri mampu mencatatkan torehan tersebut secara beruntun.

– Dengan tujuh poin dari tiga laga, Sassuolo menyamai start terbaiknya di Serie A (sebelumnya 2015/2016). Saat itu, mereka imbang di laga keempat melawan AS Roma.

– Juventus jadi tim di lima liga top Eropa yang paling sedikit kebobolan di kandang (4) pada 2018 (minimal tiga pertandingan).

– Juventus melepaskan tembakan paling banyak di Serie A sejauh ini (67) dan cuma Fiorentina (14) yang menghadapi tembakan lebih sedikit daripada Juve (26).

– Sassuolo punya tingkat konversi tembakan tertinggi di Serie A musim ini (22,9%). Musim lalu mereka punya persentase terburuk di Serie A (5,8%).

– Paulo Dybala mencetak delapan gol dalam empat pertandingan pertama musim lalu, termasuk hat-trick melawan Sassuolo. Musim ini dia belum bikin gol sama sekali.

– Di La Liga 2017/2018, Cristiano Ronaldo mencetak gol pertamanya di penampilan keempat (vs Getafe) dan di tembakannya yang ke-28. Di Serie A sejauh ini, dia sudah melepaskan 23 tembakan.

– Kevin-Prince Boateng mencetak gol dalam dua pertandingan terakhirnya di liga. Dia tak pernah mencetak gol di tiga laga beruntun di Serie A.