a4f6b4b5-4be5-45a8-8a57-308d8f16b5fb_169

Bersinar di Juventus, Melempem di Piala Dunia, Khedira Jadi Sulit Tidur

Bersinar di Juventus, Melempem di Piala Dunia, Khedira Jadi Sulit Tidur

a4f6b4b5-4be5-45a8-8a57-308d8f16b5fb_169

Situs Agen Taruhan Judi Bola Online Terpercaya – Sami Khedira tak mengerti kenapa dirinya bisa bermain jelek bersama timnas Jerman. Padahal, dia bersinar di Juventus, tapi malah melempem di Piala Dunia.

Khedira menjadi salah satu pemain yang bermain buruk saat Jerman takluk 0-1 dari Meksiko di matchday pertama Grup F. Sebagai pemain yang bermain di posisi gelandang, dia tak membuat satupun catatan atribut defensive menurut data Whoscored.

Dari segi attacking, pemain 31 tahun itu cuma bikin satu umpan kunci. Alhasil, Khedira ditarik keluar pada menit ke-59 dan Whoscored cuma memberinya rating 5,93 di laga itu.

Pelatih Joachim Loew pada akhirnya menepikan Khedira saat Jerman menang 2-1 melawan Swedia. Khedira baru kembali main saat Jerman kalah 0-2 dari Korea Selatan, yang praktis membuat Die Mannschaft tereliminasi dari Piala Dunia di Rusia.

Dalam laga melawan Korsel, Khedira main selama 58 menit. Dia membuat empat tekel sukses, namun tak ada umpan kunci yang bisa dia hasilkan untuk membongkar pertahanan lawan.

Khedira pun heran kenapa dirinya tidak main bagus di Piala Dunia. Padahal, musim 2017/2018 bersama Juventus berjalan oke dengan mampu mencetak sembilan gol. Jumlah terbanyak dalam kariernya selama satu musim.

“Tak satu pun dari kami, pemain, mencapai turnamen dalam kondisi prima, tetapi saya tidak ingin mengkritik rekan tim saya,” kata Khedira kepada Bild.

Baca Juga :Tabarez: Mustahil Matikan Ronaldo dengan Satu Pemain Saja

“Penampilan saya tidak bisa dijelaskan. Di Turin, saya mungkin menjalani musim terbaik dalam hidup saya, kemudian saya datang ke Rusia dan bermain sangat buruk melawan Meksiko dan Korea,” sambungnya.

“Ini tidak pernah terjadi pada saya sebelumnya dan saya harus mencari tahu mengapa hal itu terjadi. Tepat untuk mengkritik saya dan rekan tim saya.”

Hasil pahit di Rusia masih berdampak pada kehidupan Khedira saat ini. Dia susah tidur karena terus teringat dengan apa yang terjadi di Rusia.

“Saya mencoba untuk tidur, tetapi saya tidak bisa. Saya terus terbangun berulang kali. Saya merasa sangat sakit dan masih belum hilang, bahkan sekarang,” sambungnya.

“Rasa sakitnya tak tertahankan bagi saya, dengan turnamen masih berjalan dua pekan lagi sementara kami akan tetap di rumah. Saya minta maaf untuk para fans yang mendukung kami, saya cuma mau mengatakan maaf,” sesalnya.