Alasan Atletico Mandrid Inginkan Costa

Alasan Atletico Mandrid Inginkan Costa

Alasan Atletico Mandrid Inginkan Costa

Berita Bola Online – Masa depan Diego Costa hingga saat ini belum menemui kejelasan. Striker Chelsea itu juga diketahui belum pulang ke London dan masih di Brasil. Sepertinya dia lebih suka memperoleh sanksi denda dari klub, daripada kembali berlatih. Tujuan utamanya tetap Atletico Madrid, meskipun klub tersebut masih berada di bawah sanksi larangan transfer.

Jika memang kesepakatan tercapai, Costa dipastikan tidak akan bisa masuk dalam skuat Diego Simeone sampai Januari. Dan mengingat tahun 2018 adalah tahun di mana Piala Dunia diselenggarakan, Costa hanya memiliki waktu enam bulan untuk membuktikan kepada manajer Spanyol, Julen Lopetegui, bahwa dia layak mendapat tempat di skuat, jika mereka lolos sampai Rusia.

Tapi semua ini didasarkan pada asumsi bahwa Costa akan masuk ke tim yang sudah penuh dengan striker berkualitas itu. Terlebih lagi setelah Antoine Griezmann, yang telah didekati oleh Manchester United, mengatakan bahwa dia akan tetap berada di Atletico Madrid. Selain Griezmann, ada Fernando Torres dan Kevin Gameiro yang menjadi pilihan menarik bagi Diego Simione untuk ditempatkan di lini depan.

Baca Juga:

Namun, jika dilihat dari statistik kontribusi masing-masing pemain ke tim mereka pada musim 2016/17, Costa yang dalam tiga musim di Inggris telah membantu Chelsea untuk memenangkan Piala Liga dan dua trofi Premier League, sukses mencetak 20 gol di liga musim lalu, untuk membantu The Blues merebut gelar juara. Dengan begitu, pencapaiannya itu masih di atas trio Atletico, Griezmann (16), Gameiro (12) dan Torres (8).

Costa masih dicintai fans Atletico setelah pemain depan bulldozer tersebut membantu Atletico memenangkan gelar juara La Liga pada tahun 2014, dengan ​​rata-rata 1 gol setiap 154,4.

Costa sang algojo juga bisa menjadi Costa si raja assist, karena ia juga sukses membantu rekan setimnya musim lalu untuk mencetak tujuh gol. Dalam urusan assist, dia hanya tertinggal satu angka di belakang Griezmann dengan torehan 8 assists.

Selama penampilannya bersama Chelsea, Costa termasuk pemain yang sulit dihentikan, sehingga dia telah dilanggar sebanyak 92 kali. Jumlah itu lebih banyak dari yang didapat melalui gabungan Griezmann, Torres dan Gameiro,  dengan 68 kali dilanggar. Dari data itu, berarti Costa mampu memaksa pemain bertahan lawan untuk melakukan pelanggaran demi menghentikan lajunya, meskipun di sisi lain, pemain kelahiran Brasil itu juga melakukan lebih banyak pelanggaran dibanding dengan trio ATM.