Di Ducati Lorenzo Tak Bisa Andalkan Naluri Balapnya

Di Ducati Lorenzo Tak Bisa Andalkan Naluri Balapnya

Di Ducati Lorenzo Tak Bisa Andalkan Naluri Balapnya

Berita Bola Online – Mantan pembalap Yamaha, Jorge Lorenzo, mengaku tak bisa mengandalkan strategi balap yang pernah membuatnya sukses di tim Yamaha, untuk ia gunakan di tim barunya Ducati.

Salah satu hal yang membuat ia sukses di Yamaha adalah, balapan dengan mengandalkan naluri balapnya. Namun saat ini ia tak bisa mengandalkan hal itu (naluri balapnya) untuk mengendarai motor Ducati. Karena jika nekat menggunakannya bukan kesuksesan yang ia dapatkan tapi justru sederet masalah yang siap menghampirinya.

“Naluri saya, membuat saya naik motor seperti saat saya di Yamaha,” ungkap Lorenzo dalam wawancara dengan Sportrider, Kamis (27/4).

“Dengan Yamaha, jika kita mendorong motor terlalu keras, motor justru akan melambat. Kita telah melihatnya dalam banyak kasus, seperti yang dialami oleh (Ben) Spies atau (Pol) Espargaró,” imbuhnya.

“Dengan Yamaha, yang harus kita lakukan adalah melambat sedikit di awal, karena motor tidak memungkinkan untuk direm dengan gaya terlalu agresif atau sangat telat, dan melepaskan rem lebih awal dan membuka gas lebih awal.

Baca juga:

“Dengan Ducati, justru sebaliknya. Saya harus sangat sadar bahwa saya harus melakukan pengereman nanti, dengan gaya yang agresif agar menghasilkan lebih banyak transfer berat. Di sisi lain, saya juga harus menggunakan rem belakang, di mana ini adalah salah satu hal yang tidak pernah saya gunakan di Yamaha. Mengerem motor dengan menggeser roda belakang, itu kebalikan dari Yamaha.

“Ducati dan Yamaha adalah dua dunia yang berbeda. Ini seperti saat kita terbiasa bermain di liga sepak bola yang sangat ofensif dan tiba-tiba harus bermain di Italia, di mana kita pada dasarnya akan menggunakan gaya defensif,” tegasnya.