Danke, Jurgen

Danke, Jurgen

Danke, Jurgen

Danke, Jurgen

Taruhan Judi Bola, Dortmund – Tidak ada piala di musim ini telah tidak utama lagi buat fans Borussia Dortmund. Sedemikian besar kecintaan mereka pada Juergen Klopp yang selekasnya meninggalkan mereka.

23 Mei 2015, Signal Iduna Park — atau yang lebih dahulu popular dengan nama Westfalenstadion. Dortmund memerankan pertandingan pamungkasnya di Bundesliga musim ini melawan Werder Bremen. Bila kalah, mereka tak dapat finis di peringkat ketujuh, serta itu bermakna mereka bahkan juga tak maju ke Liga Europa musim depan.

Klopp berdiri dihadapan 80. 667 pemirsa, yang senantiasa saja menguningkan seisi stadion. Klopp tahu, tersebut malam paling akhir dia ada disana, tempat yang telah jadi sisi dianya mulai sejak 2008.

Pria berumur 47 th. bersorak senang saat Shinji Kagawa menjebol gawang lawan di menit 15 — serta dua menit lalu disambung oleh gol Pierre-Emerick Aubameyang. Awal yang bagus buat Die Borussen.

Memasuk pertengahan babak pertama, persisnya di menit 27, Bremen, mengecilkan score lewat Levin Mete Oztunali. Klopp menegang lagi. Namun Henrik Mkhitaryan mengamankan posisi lagi dengan cetak gol ketiga buat tuan rumah di menit 42.

Babak ke-2 jalan mungkin saja dirasa berjalan ” sangatlah lama ” oleh Klopp. Aplagi di menit 85 Bremen kembali cetak gol lewat Theodor Gebre Selassie. Score juga jadi 3-2, untungnya masih tetap buat Dortmund.

Baca Juga : Bila De Gea ke Madrid, Casillas Siap Menyongsong

Serta demikian peluit panjang berbunyi, usai seluruhnya. Dortmund, yang dimuka 2015 mendekam di basic klassemen sesaat, perlahan kembali naik, serta pada akhirnya finis di posisi ketujuh. Sangatlah jauh dari ekspektasi, namun inilah yang dapat diraih Klopp — sesaat dia cuma dapat mengantar Dortmund ke babak perempatfinal Liga Champions di musim ini.